Yang Harus Anda Tahu Tentang Nitrogen Cair

penanganan nitrogen cair

Nitrogen banyak memiliki kegunaan dalam industri. Biasanya, nitrogen disimpan selain dalam fasa gas, juga disimpan dalam bentuk cair (liquid nitrogen), karena alasan biaya.

Nitrogen cair disimpan dalam sebuah bejana atau tanki khusus yang didesain khusus pula.

Nitrogen pertama kali diubah menjadi fasa cair oleh dua orang fisikawan asal Polandia, yaitu Zygmunt Wroblewski dan Karcel Olszewski pada tanggal 15 April 1883.

Beberapa Sifat Penting Nitrogen Cair

Sebelum membahas tentang aspek-aspek lain yang terkait dengan nitrogen cair, akan kita bahas terlebih dahulu beberapa sifat atau karakteristik nitrogen cair.

Tujuannya adalah agar kita waspada dan hati-hati, serta mempersiapkan segala sesuatunya sebelum melakukan penanganannya.

Nitrogen cair adalah gas nitrogen yang dimampatkan, yang dihasilkan melalui proses distilasi fraksional udara cair.

Ia termasuk ke dalam kelompok cryogenic liquid.

Dari sisi bahaya, nitrogen cair dikategorikan sebagai B3, dengan United Nations Number atau UN Number 1977.

Karakteristik yang paling menonjol dari nitrogen cair adalah suhunya yang sangat rendah.

Lalu, berapa suhu nitrogen cair itu?

Berhati-hatilah. Karena suhunya mencapai -196oC pada tekanan atmosperik. Suhu yang sangat-sangat rendah!

Dari sisi penampakan, nitrogen cair tidak berwarna dan tidak berbau. Ia merupakan bahan yang tidak mudah terbakar serta termasuk ke dalam kelompok inert gas.

Akan tetapi apabila nitrogen cair berubah wujud menjadi gas, maka ia akan dapat menyebabkan kekurangan oksigen atau aspyxation.

Jika kondisi seperti ini terjadi, maka akan sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian.

Rumus Kimia Nitrogen Cair dan Nama Lainnya

Rumus kimia nitrogen cair tetap sama dengan rumus kimia gas nitrogen, yaitu N2.

Namun, untuk membedakannya dari gas nitrogen, maka nitrogen cair diberikan nama lain, yaitu LN2, LN atau LIN.

Proses Produksi

Pada skala industri, nitrogen cair diproduksi melalui sebuah unit cryogenic air distillation.

Proses produksi nitrogen cair dengan cryogenic air distillation terdiri dari beberapa tahapan proses, yaitu:

  • Kompresi udara
  • Pemurnian udara
  • Pendinginan
  • Distilasi
  • Pemanasan
  • Kompresi produk

Pertama-tama, udara dikompresi oleh sebuah kompresor multitahap. Lalu didinginkan sampai mendekati suhu lingkungan.

Pada tahap kedua, produk-produk samping yang tidak diinginkan seperti air, karbon dioksida (CO2). hidrokarbon, karbon monoksida (CO), oksida nitrogen dan senyawa belerang dipisahkan dari produk utama yaitu oksigen dan nitrogen.

Udara yang telah dimurnikan lalu didinginkan sampai mendekati due pointnya menggunakan sebuah heat exchanger.

Selanjutnya, udara murni tersebut dipisahkan menjadi komponen-komponennya di dalam sebuah kolom distilasi menjadi oksigen, argon dan nitrogen.

Produk oksigen, argon dan nitrogen yang keluar dari kolom distilasi selanjutnya dipertukarkan panasnya dengan udara yang masuk ke dalam heat exchanger.

Dan pada tahap terakhir, nitrogen yang telah dimurnikan dikompresi menjadi fasa cair untuk disimpan dalam tanki nitrogen cair.

Mesin Nitrogen Cair

Selain dengan menggunakan cryogenic air distillation process, nitrogen cair juga dapat diproduksi dengan menggunakan teknologi membran dan teknologi Pressure Swing Adsorption (PSA).

Biasanya, teknologi proses pembuatan nitrogen cair tersebut telah disediakan dalam bentuk mesin nitrogen cair atau sering disebut juga dengan nitrogen generator.

Untuk lebih jelasnya, silahkan disimak video PSA process berikut ini:

Produksi Nitrogen Cair Dengan PSA Process

Cara Aman Penanganan Nitrogen Cair (Safe Handling)

Dengan suhu yang begitu rendah, nitrogen cair dapat menyebabkan kulit luka.

Selain karena faktor suhu yang begitu rendah, nitrogen juga memiliki nilai ekspansi dari cair ke gas sebesar 1:696.

Artinya, 1 liter nitrogen cair akan berubah menjadi 696 liter gas nitrogen. Jika nitrogen cair disimpan dalam sebuah wadah tertutup, maka akan terjadi ledakan atau explosion karena over pressure.

Maka, agar tetap aman, ikuti tips berikut ini untuk penanganan nitrogen cair:

  1. Nitrogen cair harus disimpan di dalam sebuah tanki khusus yang memiliki sistem insulasi yang kedap udara atau vakum. Seperti ini contohnya.
  2. Tanki tempat penyimpanan nitrogen cair harus dilengkapi dengan instrumentasi untuk pengendalian tekanan seperti safety valve.
  3. Selalu gunakan alat pelindung diri yang sesuai ketika menangani nitrogen cair seperti safety glass, face shield dan cryogenic glove.
  4. Jangan pernah menggunakan nitrogen cair dalam sebuah ruang tanpa sistem ventilasi atau dengan ventilasi minim. Berbahaya, karena berpotensi terjadinya udara yang kekurangan oksigen.
  5. Sisa nitrogen cair tidak boleh dibuang ke lantai ruangan karena akan menyebabkan resiko yang sama, yaitu aspyxation.
  6. Hanya gunakan wadah yang dirancang untuk menyimpan nitrogen cair.
  7. Jangan isi tanki atau wadah (container) melebihi 80% agar tidak terjadi tumpahan dan tekanan berlebih.
  8. Jika menggunakan nitrogen cair dalam silinder gas, baca label terlebih dahulu. Ikuti instruksi pada label. Simpan silinder gas dengan aman
  9. Lakukan penangan dengan hati-hati, jangan ceroboh.
  10. Lakukan inspeksi berkala pada tanki nitrogen cair, termasuk pada alat pressure control dan safety device seperti safety valve. Pastikan semuanya dalam keadaan baik dan laik operasi.
  11. Jangan pernah membawa nitrogen cair ketika anda di dalam lift. Sangat berbahaya jika terjadi tumpahan atau kebocoran.
  12. Area tempat penyimpanan tanki nitrogen cair adalah area terbatas. Hanya yang berwenang saja yang diperbolehkan masuk.
  13. Jangan lupa lengkapi area tempat penyimpanan dengan tanda bahaya yang sesuai.

{ Add a Comment }

Slogan K3 Lucu Yang Penuh Inspirasi

slogan k3 lucu di perusahaan

Slogan K3 tidak harus selalu serius. Tak perlu bernada ancaman atau sesuatu yang menakutkan.

Kadang diperlukan slogan K3 lucu agar pesan K3 yang kita sampaikan dapat dipahami dan perintah atau larangan dilakukan dengan penuh kesadaran tanpa paksaan.

Memang tidak mudah untuk membuat slogan K3 lucu yang efektif dan bisa membawa perubahan.

Tetapi itu tidak berarti tidak mungkin.

Kita bisa membuatnya sendiri atau menggunakan ide dari orang lain.

Membuat slogan keselamatan kerja dengan nada lucu memang gampang-gampang susah.

Anda perlu ide slogan K3 lucu untuk tempat kerja anda?

Yuk kita simak slogan K3 lucu berikut.

Slogan K3 Lucu

Sebelum memilih salah satu dari slogan K3 lucu berikut ini, pastikan slogan K3 atau safety slogan yang akan anda gunakan tetap relevan dengan kondisi atau area tempat kerja yang menjadi target.

Kadang, slogan K3 yang dipilih lebih karena alasan keren atau menggunakan bahasa asing.

Padahal, slogan K3 dalam bahasa asing – safety slogan dalam bahasa Inggris misalnya – tidak akan efektif. Karena tidak dimengerti.

Oh iya, slogan K3 lucu tidak mesti mampu membuat orang terbahak-bahak ketika membacanya.

Cukup dengan menggunakan kalimat yang tidak formal, santai dan gaul. Maka, bisa disebut sebagai slogan K3 lucu.

Nah, berikut ini adalah contohnya.

  1. Kepala gundul keren, ban forklift gundul nggak aman.
  2. Jodoh bebas dipilih, tapi safety harus dipilih.
  3. Kepala boleh licin, lantai kerja tidak boleh licin, berbahaya.
  4. Kecerobohan adalah jalan pintas menuju Rumah Sakit.
  5. Tak perlu SOP untuk celaka. SOP hanya perlu agar selamat.
  6. Pulang kerja naik jemputan lebih baik daripada pulang kerja naik ambulans. Maka, bekerjalah dengan selamat.
  7. Bertindak ceroboh berarti bertindah bodoh. Jadilah orang pintar.
  8. Ngenes banget, celaka karena kerjanya ceroboh.
  9. Orang pintar kerjanya aman, orang bodoh kerjanya ceroboh.

{ Add a Comment }

MSDS Asam Asetat

msds asam asetat

Tentu anda tidak asing lagi dengan bahan kimia yang satu ini. Bahkan mungkin hampir setiap hari mengkonsumsinya.

Asam asetat – dengan rumus kimia CH3COOH – atau asam cuka adalah senyawa organik yang merupakan asam lemah, yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Sebut saja misalnya untuk pembuatan asinan atau manisan.

Meskipun asam asetat adalah asam lemah, namun perlu diingat bahwa asam asetat dengan konsentrasi tinggi bersifat korosif dan dapat merusak kulit.

Coba perhatikan.

Pada saat anda membeli cuka di warung, konsentrasi asam asetatnya bisa mencapai 70%.

Sangat tinggi.

Namun sayang, jarang dari kita yang berhati-hati dalam penanganan asam asetat ini.

Nah mulai sekarang, supaya aman pastikan anda telah memahami apa saja potensi bahaya dari asam asetat yang anda gunakan.

Caranya?

Tentu saja informasinya ada di dalam MSDS asam asetat. Lengkap semuanya ada.

Download MSDS Asam Asetat

Untuk mendownload MSDS asam asetat, silahkan anda klik kanan link-link di bawah ini.

Lalu, save as link.

Asam Asetat 5%

Asam Asetat 30%

Asam Asetat 50%

Asam Asetat 70%

Asam Asetat 90%

{ 1 Comment }

Cara Mengurangi Konsumsi Air Cooling Tower

cara mengurangi konsumsi air cooling tower

Cooling tower merupakan salah satu peralatan terpenting bagi sebuah pabrik kimia, seperti pabrik asam nitrat.

Proses produksi tidak akan dapat dijalankan jika cooling tower tidak dapat beroperasi.

Mengapa?

Karena peralatan proses seperti kompresor dan mesin pendingin (chiller) tidak dapat beroperasi tanpa adanya media pendingin cooling water.

Untuk dapat beroperasi sebuah cooling tower memerlukan utilitas seperti air, listrik serta chemical untuk keperluan cooling water treatment agar kualitas cooling water tetap terjaga baik. [Continue reading…]

{ Add a Comment }

Label Bahan Berbahaya dan Beracun Menurut Standar GHS

label b3 GHS

Selain SDS (safety data sheet) atau MSDS (material safety data sheet), persyaratan dokumen lainnya yang terkait dengan bahan berbahaya dan beracun atau B3 adalah label.

Label B3 ditempel pada kemasan atau packaging. Agar pengguna bahan kimia tersebut mengetahui dengan pasti isi bahan dalam kemasan, sifat dan tatacara penanganannya.

Pada prinsipnya, label merupakan ‘rangkuman’ atau format sederhana dari SDS B3.

Jika perusahaan anda merupakan produsen bahan kimia yang termasuk ke dalam kelompok B3, maka label harus dipersiapkan.

Persyaratan Konsumen Akan Label Bahan Berbahaya dan Beracun

Perusahaan-perusahaan kini semakin memiliki kepedulian untuk dapat memenuhi persyaratan, salah satunya GHS atau Globally Harmonized System yang dikeluarkan oleh PBB ini.

Terkait dengan label B3 pun demikian.

Berdasarkan pengalaman saya pribadi, bahkan ada konsumen yang mensyaratkan label B3 yang dikirim ke mereka harus memenuhi persyaratan GHS.

Jika tidak, maka barang yang dikirim tidak akan diterima.

Sebenarnya permintaan dari konsumen ini menjadi masukan positif buat produsen.

Mengapa?

Karena konsumen lain bahkan pasar ekspor hampir dapat dipastikan akan dapat menerimanya pula.

Lalu, bagaimana sih format label B3 menurut GHS itu?

Format Label B3 Menurut GHS

Ada 7 informasi yang harus tercantum pada label B3. Ketujuh informasi tersebut dapat kita ambil dari SDS.

  1. Nama dagang produk
  2. Penjelasan mengenai bahaya bahan b3
  3. Rincian barang berbahaya atau Dangerous Goods, yang meliputi UN Number, class dan packaging group
  4. Klasifikasi Bahaya Menurut GHS, yang meliputi GHS signal word, GHS hazard statement, GHS precautionary statement, GHS symbol dan informasi mengenai bahaya
  5. Nama produsen dan distributor bahan, termasuk alamat dan nomor kontak emergency.
  6. Informasi rinci tentang produk: tanggal produksi, tanggal kadaluarsa, nomor batch atau lot number dan berat bersih.
  7. Informasi tambahan lain seperti sertifikat halal.

Untuk melihat contoh label B3 versi GHS, silahkan klik di sini.

{ 1 Comment }

Bagaimana Mempersiapkan Hot Work Agar Tetap Aman?

pekerjaan hot work

Menurut ccohs.ca, hot work didefinisikan sebagai bekerja dengan menggunakan sumber api yang berdekatan dengan bahan yang mudah terbakar atau flammable material.

Dari sisi resiko, tentu saja hot work mengandung banyak potensi bahaya K3.

Diantara potensi bahaya hot work adalah kebakaran, terbakar, ledakan, kerusakan sistem pernapasan, gas bertekanan, kekurangan oksigen, logam panas, potongan logam yang tajam dan sengatan listrik.

Lalu, bagaimana caranya agar kita tetap aman ketika melakukan hot work?

Mari kita simak tipsnya agar tetap aman.

Tips Hot Work Agar Tetap Aman

Persiapan yang baik merupakan kunci agar hot work yang kita lakukan bisa tetap aman.

Artinya tidak ada kecelakaan kerja atau resiko K3 yang terjadi.

Ini dia tipsnya:

  1. Hindari hot work, jika masih memungkinkan. Gunakan metode selain pengelasan atau welding, seperti sistem baut atau flange.
  2. Sebelum memulai hot work, lakukan hazard assessment terlebih dahulu.
  3. Hanya mereka yang terlatih saja yang dapat terlibat dalam pekerjaan hot work.
  4. Tugaskan hot work supervisor, fire watch dan operator pengelasan yang terlatih.
  5. Pastikan area yang akan digunakan untuk pekerjaan panas bebas dari bahan-bahan yang mudah terbakar.
  6. Pastikan semua peralatan yang digunakan – termasuk mesin las – dalam kondisi baik dan siap pakai.
  7. Lakukan pengecekan terhadap semua peralatan yang akan digunakan.
  8. Pasang kabel grounding yang memadai dan pastikan kabel dalam keadaan baik.
  9. Periksa semua kondisi kabel yang digunakan. Pastikan semua kabel baik, tidak ada yang terkelupas.
  10. Semua silinder gas sudah dipastikan aman dan disimpan dalam kondisi stabil.
  11. Tempatkan alat pemadam api ringan atau APAR yang sesuai, dekat dengan lokasi pengelasan.
  12. Pastikan jalan yang menuju ke eye washer dan shower bebas dari hambatan atau penghalang.
  13. Tim P3K sudah disiapkan dan siap membantu.
  14. Jika pekerjaan dilakukan dalam ruangan, periksa bahwa sistem ventilasi dalam keadaan baik.
  15. Jika pekerjaan dilakukan dalam sebuah confined space, lakukan pengecekan LEL atau lower explosion limit bahan mudah terbakar.
  16. Kenakan APD atau alat pelindung diri yang sesuai untuk pekerjaan hot work seperti pelindung mata, pelindung telinga, safety boots, sarung tangan tahan api, baju tahan api dan pelindung pernapasan.
  17. Gunakan kain pelindung tahan api jika bahan-bahan mudah terbakar yang ada di sekitar lokasi pekerjaan tidak dapat dipindahkan.
  18. Jika memungkinkan pindahkan lokasi hot work ke area yang lebih aman.
  19. Jika pengelasan atau hot work dilakukan pada fasilitas existing, maka semua bahan yang mudah terbakar yang masih ada di dalam pipa atau alat harus dibersihkan terlebih dulu.
  20. Gunakan pressure gauge yang terkalibrasi untuk mengukur tekanan gas dalam silinder.
  21. Pastikan semua alat komunikasi siap dan berfungsi, ketika diperlukan.
  22. Smoke detector yang berada di sekitar lokasi hot work, untuk sementara dinonaktifkan untuk sementara.
  23. Terakhir, pasang safety line pada area hot work agar orang yang tidak berwenang tidak bebas masuk ke area pekerjaan.

{ Add a Comment }

Tahukah Anda Kegunaan Benzoyl Peroxide?

kegunaan benzoyl peroxide

Benzoyl peroxide atau benzoil peroksida adalah senyawa organik, yang merupakan produk turunan dari hidrogen peroksida.

Dilihat dari bentuknya, benzoyl peroxide merupakan kristal putih (granul) dan tidak memiliki rasa.

Dengan rumus kimia C14H10O4, benzoyl peroxide memiliki banyak nama lain, yaitu benzoperoxide, dibenzoyl peroxide, benzac, clearasil, panoxyl dan lain-lain.

Pada tahun 2024 yang akan datang, menurut marketwatch.com diperkirakan nilai penjualan benzoyl peroxide di seluruh dunia akan mencapai 57 juta dolar AS.

Proses Produksi Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide diproduksi dengan cara mereaksikan benzoyl chloride, hidrogen peroksida dan sodium hidroksida atau NaOH.

50% benzoyl peroxide yang diproduksi berbentuk pasta dan sisanya diproduksi dalam bentuk powder atau kristal.

Perusahaan-perusahaan ternama yang memproduksi benzoyl peroxide di dunia diantaranya adalah Akzo Nobel, Arkema, United Initiators, Hentai dan Haixiang.

Kegunaan Benzoyl Peroxide Untuk Industri

Lalu apa sih kegunaan benzoyl peroxide dalam industri itu?

Ada banyak.

Tapi, kita akan lihat beberapa di antaranya saja.

Yang paling sering disebut kegunaan benzoyl peroxide adalah sebagai bahan anti acne atau obat jerawat.

Benzoyl peroxide bekerja dengan menghancurkan bakteri penyebab jerawat pada pori-pori kulit.

Di pasaran, benzoyl peroxide tersedia dengan konsentrasi 2.5%, 5% dan 10%, untuk penyembuhan jerawat ringan sampai berat.

Nah, kegunaan lain dari benzoyl peroxide adalah sebagai berikut:

  1. Benzoyl peroxide digunakan sebagai bleaching agent untuk produk makanan seperti tepung, minyak nabati dan susu dalam proses pembuatan keju.
  2. Digunakan sebagai polymerization initiator pada proses pembuatan plastik.
  3. Digunakan sebagai curing agent pada proses pembuatan karet silikon.
  4. Selain sebagai obat jerawat, benzoyl peroxide juga digunakan sebagai bahan kimia untuk pembuatan pemutih gigi.
  5. Benzoyl peroxide digunakan pula pada industri pembuatan perekat termasuk sealant.

SDS Benzoyl Peroxide

Seperti biasa, pastikan anda sudah membaca SDS atau MSDS benzoyl peroxide sebelum menggunakan, menyimpan atau menanganinya.

Tujuannya agar anda tetap aman. Dan juga tahu bagaimana menangani sisa benzoyl peroxide agar tidak menyebabkan masalah lingkungan.

Anda dapat mendownload SDS benzoyl peroxide di sini.

Referensi:
  1. https://www.chemicalbook.com/ProductChemicalPropertiesCB0484149_EN.htm
  2. https://www.fao.org/fileadmin/templates/agns/pdf/jecfa/cta/63/Benzoylperoxide.pdf
  3. https://www.iloencyclopaedia.org/part-xviii-10978/guide-to-chemicals/104/peroxides-organic-and-inorganic
  4. https://www.chemistryworld.com/podcasts/benzoyl-peroxide/1017704.article

{ 1 Comment }

Perhitungan Kebutuhan Air Cooling Tower

perhitungan kebutuhan air cooling tower

Cooling tower atau menara pendingin merupakan salah satu alat proses yang terpenting bagi pabrik kimia. Tak terkecuali di dalamnya termasuk pula industri manufaktur.

Bagaimana tidak, hampir semua peralatan proses lain seperti kompresor, chiller, heat exchanger, reaktor dan lainnya memerlukan media pendingin cooling water untuk dapat beroperasi.

Untuk mengoperasikan cooling tower diperlukan banyak air. Besarnya konsumsi air untuk cooling tower tergantung dari banyak faktor.

Konsumsi jumlah air tertinggi terjadi pada saat dilakukannya initial charge ketika cooling tower akan dioperasikan pertama kali atau setelah dilakukan perawatan tahunan atau yearly preventive maintenance.

Sementara itu, untuk keperluan operasional diperlukan make up water untuk menggantikan air yang hilang melalui evaporation, wind loss dan blow down.

Selain itu, faktor kebocoran air di pipa atau peralatan harus pula diperhitungkan.

Perhitungan Kebutuhan Air Cooling Tower

Sebelum membahas bagaimana perhitungan kebutuhan air cooling tower dilakukan, pertama-tama kita pahami dulu beberapa istilah yang terkait dengan air yang masuk ke dan keluar dari cooling tower.

  • make up water: air yang diumpankan atau dimasukan ke dalam cooling tower basin untuk menggantikan air yang hilang dari cooling tower.
  • blow down: air cooling tower atau cooling water yang dikeluarkan dari cooling tower untuk menjaga konsentrasi partikel di dalamnya.
  • evaporation loss: cooling water yang hilang keluar dari cooling tower karena proses penguapan.
  • wind loss: cooling water yang hilang keluar dari cooling tower yang terbawa melalui aliran udara. Wind loss disebut juga dengan drift loss.

Selain keempat termin tadi, ada pula hilang air dari cooling tower melalui kebocoran pipa, peralatan atau pada cooling tower itu sendiri.

Kemudian, agar konsep ini mudah untuk dipahami, mari kita simak bagaimana cooling tower dioperasikan.

Yang akan kita tinjau adalah operasi dari cooling tower tipe mechanical draft, cross flow.

Pada saat cooling tower akan dioperasikan untuk pertama kalinya, maka cooling tower basin perlu diisi dengan air sampai level maksimumnya.

Jumlahnya sangat banyak. Tapi tentu tergantung dari kapasitas holding volume dari cooling towernya.

Konsumsi air inilah yang disebut dengan initial charge water.

Setelah cooling tower basin diisi, maka pompa cooling water mulai dioperasikan untuk mendistribusikan cooling water ke dalam setiap alat yang menggunakannya, melalui jalur perpipaan dari discharge pipe pompa cooling water sampai dengan peralatan, dan jalur pipa di mana air kembali ke cooling tower.

Setelah pompa dinyalakan, jumlah air di basin cooling tower mulai berkurang, karena sebagian mulai mengisi ruang kosong pada pipa dan peralatan.

Untuk itu, maka diperlukan tambahan air agar levelnya bisa dinaikkan ke level minimal untuk keperluan operasi, sampai levelnya stabil.

Setelah pompa dioperasikan, maka selanjutnya fan cooling tower juga dioperasikan. Artinya udara mulai masuk ke dalam cooling tower dan mulai terjadi kontak antara air yang kembali ke dalam coolin tower dengan udara.

Evaporation dan wind loss mulai terjadi. Kemudian, blow down cooling water mulai dibuka untuk menjaga konsentrasi partikel di dalam cooling water.

Untuk menjaga agar level air di dalam cooling tower tetap stabil, maka make up valve mulai dibuka secara kontinu.

Nah, dari gambaran di atas, dapat kita simpulkan bahwa untuk menghitung kebutuhan air cooling tower, neraca masa berikut ini berlaku:

make up water = blow down + evaporation loss + wind loss

Dari persamaan di atas, dapat kita simpulkan pula bahwa make up water itu adalah kebutuhan air cooling tower yang harus diumpankan secara terus menerus agar jumlah air di dalam cooling tower tetap.

Menghitung Kebutuhan Air Menggunakan Water Usage Calculator

Untuk memperkirakan make up water yang diperlukan, ada cara cepat untuk mengetahuinya.

Bagaimana caranya?

Yaitu dengan menggunakan water usage calculator namanya. Tool ini bisa anda akses di sini secara cuma-cuma.

Ini dia tampilan halaman water usage calculator tersebut.

software perhitungan air cooling water

Yang akan dihitung dengan menggunakan tool ini adalah laju alir evaporation, drift loss, blow down dan total usage atau make up water.

Untuk dapat menggunakan tool ini, ada beberapa parameter operasi yang harus anda masukkan, yaitu:

  • tower water flow (laju alir total cooling water yang disirkulasikan)
  • hot water temperature (suhu cooling water yang kembali ke cooling tower)
  • cold water temperature (suhu cooling water yang dialirkan dari cooling water)
  • wet-bulb temperature (suhu bola basah)
  • drift rate
  • concentration (perbandingan antara konsentrasi partikel di cooling water terhadap make up water)

Kesimpulan

Perhitungan kebutuhan air cooling water meliputi perhitungan kebutuhan air untuk initial charge, menggantikan air yang hilang karena blow down, evaporation atau penguapan, wind loss atau drift loss dan kebocoran pada pipa atau peralatan.

Air yang digunakan untuk menggantikan keseluruhan air yang hilang dari cooling tower disebut dengan make up water atau air umpan.

Untuk melihat contoh cooling tower yang dijual di Indonesia, dapat dilihat di sini.

{ Add a Comment }

6 Tips Pemilihan Material Heat Exchanger Yang Tepat

pemilihan material heat exchanger

Selain jenis dan kapasitasnya, pemilihan material heat exchanger juga merupakan faktor yang penting agar heat exchanger yang dirancang handal dan dapat beroperasi optimal sesuai tujuan awal.

Ketepatan dalam pemilihan material heat exchanger didasari oleh pengetahuan yang baik tentang aspek konstruksi, operasi dan maintenance atau perawatannya.

Lalu, faktor apa saja yang harus dipertimbangkan dalam proses pemilihan material heat exchanger? [Continue reading…]

{ Add a Comment }

Yang Harus Anda Tahu Mengenai Bahaya Metanol

bahaya metanol

Salah satu sifat metanol yang paling harus anda perhatikan adalah sifatnya yang beracun. Masih ingatkah anda kasus kematian sia-sia beberapa orang setelah mengonsumsi miras yang dioplos dengan metanol?

Dari beberapa korban yang masih dapat diselamatkan, ternyata ada diantara mereka mengalami kehilangan pengelihatan permanen.

Dari fakta ini terbukti bahwa memang metanol adalah bahan kimia yang sangat beracun! [Continue reading…]

{ Add a Comment }