Cara Membuat Spesifikasi Pressure Safety Valve Yang Tepat

spesifikasi pressure safety valve

Untuk mendapatkan safety valve yang sesuai dengan kebutuhan, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan spesifikasi pressure safety valve.

Maka lakukan dengan teliti dan hati-hati. Karena jika spesifikasi yang dibuat tidak sesuai dengan kebutuhan proses, maka bisa jadi safety valve yang anda beli tidak dapat digunakan.

Jika dipaksakan untuk dilakukan pemasangan sudah hampir dipastikan akan ada kondisi tidak normal pada proses yang menggunakannya.

Masalah yang akan muncul tergantung dari tingkat ketidaksesuaian spesifikasi pressure safety valve yang sudah dibeli.

Data Spesifikasi Pressure Safety Valve Standard

Idealnya, anda sudah memiliki standard specification sheet untuk safety valve sebelum meminta penawaran kepada suplier.

Isi dari lembar spesifikasinya paling tidak berisikan informasi seperti ini, seperti dijelaskan dalam Crosby Engineering Handbook:

  1. Fluid Properties:
    -Fluid and state
    -Molecular weight
    -Viscosity
    -Specific gravity
    -Ratio of Specific Heat (k)
    -Compressibility factor (Z)
  2. Operating Conditions:
    -Operating pressure (maximum bar)
    -Operating temperature (maximum deg C)
    -Maximum allowable working pressure (bar)
  3. Relieving Conditions:
    -Required relieving capacity (kg/hour atau m3/hour atau liter/hour tergantung dari fluida)
    -Set pressure (bar)
    -Allowable over pressure (%)
    -Superimposed back pressure (bar)
    -Built up back pressure (bar)
    -Relieving temperature (deg C)

Setelah semua data disiapkan, maka tahap selanjutnya adalah meminta departemen purchasing untuk meminta quotation atau penawaran dari beberapa suplier.

Selain spesifikasi yang didapat pas atau sesuai dengan kebutuhan, harga yang akan anda dapatkan pun adalah harga terbaik.

1 Komentar

  1. Pingback: 15 Hal Penting Tentang Rupture Disc Yang Harus Anda Tahu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *