Tips Aman Penyimpanan Bahan Kimia B3

penyimpanan bahan kimia

Bahan kimia B3 atau bahan kimia berbahaya dan beracun harus disimpan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Cara penyimpanan bahan kimia B3 berbeda dengan dengan bahan non B3.

<

Kalau di Indonesia, maka rujukan tentang tata cara penyimpanan bahan kimia B3 adalah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2001, yaitu tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun.

Tentu saja sangat dianjurkan untuk mengikuti tata cara penyimpanan sesuai dengan peraturan pemerintah tersebut.

Apalagi, jika dikombinasikan dengan peraturan atau standar terkait yang berlaku di negara lain maupun di dalam industri kimia.

Agar Aman dan Minimal Dampak

Dilihat dari namanya saja, bahan kimia B3 memiliki potensi bahaya yang sangat besar. Anda bisa lihat karakteristik bahan kimia B3 secara lengkap di sini.

Tentu saja dibuatnya aturan tentang tata cara penyimpanan bahan kimia B3 adalah agar aman dan meminimalkan resiko yang akan timbul terhadap keselamatan dan kesehatan kita sebagai manusia, lingkungan, serta mahluk hidup lainnya.

Jadi, pastikan semua bahan kimia yang ada disimpan sesuai dengan peraturan yang berlaku serta mengikuti best practice.

Tips Aman Penyimpanan Bahan Kimia B3

Secara umum, cara penyimpanan bahan kimia B3 sama. Hanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, dengan mempertimbangkan karakteristik atau sifat bahan kimia tersebut.

  1. Pastikan anda sudah membaca dan memahami MSDS atau SDS dari bahan kimia B3 yang akan anda simpan.
  2. Gunakan bahan kemasan yang sesuai dengan sifat dari bahan kimia. Misalnya untuk menyimpan hidrogen peroksida, maka jenis material kemasan atau packaging yang cocok adalah polyethylene atau PE.
  3. Setiap kemasan harus dilengkapi dengan simbol dan label B3.
  4. Segera ganti setiap simbol atau label yang rusak.
  5. Jika kemasannya rusak, segera ganti. Jangan dibiarkan, karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan menciptakan kondisi tidak aman.
  6. Lengkapi tempat penyimpanan bahan kimia dengan eye washer, spill kits, alat pemadam kebakaran, smoke detector dan dekat dengan fire hydrant.
  7. Siapkan MSDS atau SDS setiap bahan kimia dalam area penyimpanan. Pastikan MSDS atau SDS mudah dijangkau, jelas dan dalam versi terbaru.
  8. Pisahkan tempat penyimpanan bahan kimia yang tidak kompatibel atau bisa beraksi.
  9. Jika menggunakan palet, gunakan palet dengan spill containment.
  10. Kendalikan sumber api dari tempat penyimpanan bahan kimia b3, terutama yang bersifat mudah terbakar.
  11. Rancang tempat dan lokasi penyimpanan yang aman.
  12. Siapkan alat pelindung diri yang sesuai, dekat dengan tempat penyimpanan. Dalam jumlah yang cukup.
  13. Pastikan alat pemadam api mudah tersedia dalam jumlah cukup serta tepat jenisnya.
  14. Tempat penyimpanan bahan kimia B3 harus diatur agar hanya dapat diakses oleh orang yang memiliki wewenang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *