12 Kegunaan Etanol Dalam Industri

kegunaan etanol

Etanol adalah salah satu bahan kimia organik yang paling populer. Menurut data yang dirilis oleh US Department of Energy, pada tahun 2017 yang lalu, tingkat produksi etanol dunia sudah mencapai angka lebih dari 25 miliar galon per tahun.

Sumber: https://adfc.energy.gov

Amerika Serikat dan Brazil adalah dua negara utama penghasil etanol dunia. Total kontribusi kedua negara tersebut pada tahun 2018 yang lalu mencapai lebih dari 84%.

Amerika Serikat sendiri masih menempati urutan pertama, sebagai negara produsen etanol terbesar di dunia, seperti dirilis oleh ethanolrfa.org.

Hasil produksi etanol dunia yang mencapai angka 25 miliar galon per tahun itu, digunakan oleh banyak industri.

Mulai dari industri energi sampai kosmetik.

Selain kedua industri tersebut, industri apa sajakah yang menggunakan etanol sebagai bahan baku atau bahan penolongnya?

Mari kita simak pemaparan berikut ini.

Kegunaan Etanol Dalam Industri

Saya pribadi sudah lama menangani etanol di pekerjaan saya sehari-hari, yaitu di unit produksi bahan kimia.

Grade etanol yang digunakan adalah food grade ethanol. Etanol dengan grade seperti ini umumnya digunakan pada industri farmasi, kosmetik dan juga industri minuman.

Perdagangan food grade ethanol juga dikenakan cukai oleh Pemerintah RI.

Selain food grade ethanol, terdapat pula technical grade ethanol, yang banyak pula digunakan di berbagai jenis industri.

Nah, berikut ini adalah penjelasan lebih detil mengenai kegunaan etanol dalam industri …

  1. Etanol atau etil alkohol digunakan sebagai raw material atau bahan baku pembuatan gas etilena (C2H4), melalui proses dehidrasi pada suhu 300-450oC, dengan bantuan katalis alumina. Etanol yang digunakan adalah etanol food grade, dengan kadar minimal 95%.
  2. Di Amerika Serikat, lebih dari 97% bahan bakar minyak yang digunakan mengandung etanol sebagai salah satu komponennya. Kadarnya beragam. Tapi umumnya mengandung 10% etanol dan sisanya atau 90% bensin. Sementara itu di Indonesia, etanol baru rencana dicampur dengan bensin. Itu pun dengan kendala yang besar, yaitu ketersediaan etanol yang terbatas. Akibatnya harga bensin dengan etanol akan menjadi lebih mahal.
  3. Berbagai merk minuman keras (MUI: haram) mengandung alkohol jenis ini. Kadarnya beragam, sesuai dengan aturan pemerintah.
  4. Etanol digunakan pula pada proses pembuatan mouthwash atau obat kumur. Ketika anda membeli obat kumur, perhatikan dengan seksama daftar ingredient -nya.
  5. Yang paling populer adalah etanol atau alkohol yang digunakan pada pembuatan obat batuk, yang berfungsi sebagai pelarut dan untuk bahan pengawet.
  6. Produk-produk pembersih yang biasa digunakan di rumah, juga mengandung alkohol. Karena ia digunakan sebagai antiseptic untuk membunuh mikroorganisme seperti jamur, bakteri dan virus.
  7. Produk kecantikan dan perawatan tubuh serta kosmetik juga menggunakan etanol sebagai bahan bakunya. Termasuk di dalamnya minyak wangi atau parfum dan deodorant.
  8. Selain itu, etanol digunakan pula sebagai solvent atau pelarut pada pembuatan tinta, cat dan deterjen.
  9. Pada proses pembuatan bahan kimia, etanol digunakan sebagai bahan baku pada pembuatan etana, glycol eter, etil propenoat dan etanolamin.
  10. Etanol digunakan pula pada pembuatan bioplastik.
  11. Pada mesin pendingin seperti chiller, dimana suhu cairan pendinginnya di bawah nol derajat celcius, maka etanol digunakan sebagai bahan kimia anti freezing atau anti beku yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan metanol.
  12. Preventive maintenance atau perawatan peralatan seperti kompresor juga menggunakan etanol untuk membersihkan beberapa bagiannya, seperti valve.

Bahaya Etanol

Meskipun etanol memiliki banyak kegunaan, tetapi dari sisi K3 atau safety ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan tidak terjadi kecelakaan kerja.

Etanol adalah bahan kimia yang sangat mudah terbakar atau highly flammable. Perlu penanganan khusus dan jika disimpan di dalam tanki, maka gunakan gas nitrogen sebagai safety blanket.

Maka dari itu sangat tidak disarankan menggunakan etanol di dekat dengan sumber api. Karena resiko terjadinya kebakaran sangat besar.

Dari sisi kesehatan, jika uap etanol sampai terhirup, maka berpotensi menyebabkan batuk atau pusing kepala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *