Proses Produksi Bahan Kimia A to Z

Cara Memilih Air Purifier Yang Bagus Untuk Ruang Kerja

Bagaimana cara memilih air purifier yang bagus itu? Temukan caranya pada postingan kali ini.

Yuk, kita mulai.

Udara yang bersih dan sehat merupakan kebutuhan yang mendasar, baik di tempat kerja maupun rumah.

Bebas dari debu, polusi uap bahan berbahaya, virus, bakteri dan kontaminan lain yang ada di udara.

Apabila di dalam ruang kerja kita terdapat mesin foto copy, printer, pewangi ruangan atau dinding yang berdebu , maka akan semakin memperparah kondisi udara di dalamnya.

Maka, penting bagi kita untuk memasang alat untuk membersihkan udara yang telah tercemar tersebut.

Salah satu alat yang dapat kita gunakan untuk menciptakan udara yang bersih adalah dengan menggunan air purifier.

Tapi ingat, tidak semua air purifier itu sama.

Hindari membeli air purifier dengan performa yang rendah untuk ruang kerja atau rumah anda.

Nah, untuk mendapatkan air purifier yang bagus, ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya.

Tips Cara Memilih Air Purifier

Sebelum memutuskan untuk membeli air purifier, perhatikan hal-hal berikut ini dengan cermat.

Air Purifier Sharp. Bukalapak.com

Agar anda tidak kecewa, karena performanya rendah.

  1. Kapasitas (area coverage). Pilih air purifier dengan kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruang kerja anda. Jangan terlalu kecil atau terlalu besar.
  2. Laju alir udara bersih (clean air delivery rate). Lihat fitur yang satu ini, karena ia menunjukkan laju alir dan kualitas udara bersih yang keluar dari air purifier. Makin besar, makin bagus.
  3. Ratio ACH (Air Charge per Hour). Angka ini menunjukkan berapa kali udara dibersihkan dalam setiap jam.
  4. Tipe filter. Air purifier dengan HEPA filter adalah yang terbaik, karena ia mampu menghilangkan 99.97% polutan yang ada di udara.
  5. Penggantian filter. Periksa berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan penggantian filter.
  6. Tingkat kebisingan (noise level). Pastikan anda memilih air purifier dengan tingkat kebisingan yang rendah. Biasanya dinyatakan dalam satuan dB. Pilih dengan noise level < 70 dB. Jika perlu, coba nyalakan air purifier yang akan anda beli untuk memastikannya. Anda bisa gunakan produk seperti Sound Level Meter DSM-1357 untuk mengukur tingkat kebisingannya.
  7. Konsumsi listrik. Pilih produk air purifier dengan konsumsi listrik atau watt kecil. Jangan sampai tagihan listrik anda bengkak karenanya.
  8. Jumlah polutan. Sangat disarankan, lakukan pengukuran jumlah polutan yang ada di dalam ruang kerja anda sebelum membeli air purifier. Setelah mengetahui hasilnya, maka pilih air purifier yang sesuai.
  9. Periksa fitur tambahan. Fitur tambahan seperti pre-filter sangat penting. Jadi pilih air purifier yang dilengkapi dengan fitur tambahan semacam itu.
  10. Harga. Ingat harga bukan satu-satunya hal yang menjadi pertimbangan. Tetapi dengan sedikit usaha, anda bisa mendapatkan air purifier dengan performa baik dengan harga yang relatif murah.
  11. Reputasi merk. Dapatkan pengalaman konsumen lain yang telah menggunakan air purifier dengan merk tertentu. Jadi anda tidak perlu melakukan review sendiri.
  12. Garansi. Pastikan air purifer yang anda beli memiliki garansi. Periksa dengan teliti masa garansi dan cakupan garansinya.

Selamat memilih air purifier, semoga anda mendapatkan yang terbaik.

Exit mobile version