Mari Mengenal Bahan Kimia Dalam Rumah Tangga

contoh bahan kimia dalam produk rumah tangga

Sebagian dari kita mungkin tidak menyadari bahwa banyak bahan kimia dalam rumah tangga yang kita gunakan sehari-hari.

Padahal, sebagian besar dari kita memiliki image negatif ketika mendengar bahan kimia; berbahaya, beracun, penyebab pencemaran dan seterusnya.

Tapi tahukah anda bahwa kehidupan sehari-hari kita memang hampir tidak akan pernah bisa terlepas dari bahan kimia?

Benarkah demikian? Mari kita lihat beberapa contoh kegiatan berikut ini untuk membuktikannya.

Mencuci baju.

Menulis.

Mandi.

Merawat wajah.

Kira-kira menurut anda mana diantara kegiatan di atas yang tidak menggunakan bahan kimia?

Ternyata, semua kegiatan di atas menggunakan bahan kimia.

Percayakah anda dengan penyataan di atas?

Mari kita cari tahu jawabannya dengan mengenal beberapa jenis bahan kimia dalam rumah tangga.

Jadi terus baca ya..

10 Contoh Bahan Kimia Dalam Produk Rumah Tangga

Baik, sekarang kita lihat beberapa contoh bahan kimia dalam produk rumah tangga.

Supaya lebih mudah, saya pilihkan contoh produk-produk yang setiap hari kita gunakan.

Saya yakin anda biasa menggunakan produk-produk rumah tangga berikut ini.

  1. Sabun: mengandung senyawa ester
  2. Pemutih baju: mengandung hidrogen peroksida atau natrium hipoklorit
  3. Pasta gigi: bahan pembuatnya antara lain natrium fluorida dan kalsium karbonat
  4. Deterjen: mengandung beberapa bahan kimia antara lain natrium sulfat dan natrium hidroksida
  5. Baking powder: terbuat dari natrium bikarbonat
  6. Obat kumur: mengandung hidrogen peroksida dan gliserin
  7. Sampo: mengandung beberapa macam bahan kimia seperti kalsium hidroksida, natrium laktat, dan natrium salisilat.
  8. Sabun pembersih khusus wanita: mengandung beragam bahan kimia antara lain etanol, propilen glikol, dan natrium klorida.
  9. Kapur barus: terbuat dari bahan kimia naphthalene
  10. Krim cukur: mengandung bahan kimia seperti gliserin

Untuk semakin meyakinkan anda, coba lihat di dalam rumah anda, dapur atau kamar mandi.

Bagaimana? Ada bukan produk-produk di atas?

Saya yakin, anda akan dengan mudah menemukan 10 produk kimia dalam rumah tangga di atas. Bahkan mungkin anda bisa menemukan lebih dari lebih banyak dari itu.

Bukan hanya itu, produk-produk kosmetik pun ternyata tak luput dari penggunaan bahan kimia.

Bahan kimia yang biasa digunakan dalam pembuatan produk-produk kosmetik menurut pure-chemical.com antara lain alkohol, formalin, talc, lanolin dan ammonium lauryl suphate.

Cara Mudah Menemukan Bahan Kimia Dalam Produk Rumah Tangga

Sebenarnya ada satu langkah mudah untuk mengetahui apakah produk rumah tangga yang anda gunakan mengandung bahan kimia atau tidak.

Lihat saja komposisinya.

Biasanya, informasi tersebut ada pada bagian belakang kemasan produk. Istilah kerennya, ingredient.

Coba anda perhatikan komposisi produk rumah tangga yang satu ini.

bahan kimia dalam rumah tangga

Kalau kita perhatikan tidak hanya satu jenis bahan kimia yang digunakan, tapi lebih dari 7 jenis bahan kimia yang digunakan sebagai bahan bakunya.

Nah, kalau produk yang satu ini tidak begitu spesifik menyebutkan bahan kimianya secara langsung. Hanya jenisnya saja.

bahan kimia dalam rumah tangga beserta gambarnya

Jadi dengan melihat gambar di atas, anda bisa mengetahui nama produk dan kandungan bahan kimianya.

Namun, perlu anda ketahui bahwa bahan kimia ada yang termasuk golongan B3 atau bahan berbahaya dan beracun, ada juga yang tidak.

Ada negara tertentu di dunia ini yang telah melarang penggunaan bahan kimia tertentu dalam produk rumah tangga.

Namun, ada pula negara yang masih memperbolehkannya.

Secara umum sih, negara-negara maju biasanya lebih ketat membuat kebijkan dalam hal ini.

Kesimpulan

Beragam bahan kimia digunakan sebagai bahan pembuat produk rumah tangga. Untuk mengetahui kandungan bahan kimia dan komposisinya dalam sebuah produk rumah tangga, anda perlu lihat komposisi atau ingredient-nya.

4 Komentar

  1. Pingback: 4 Hal Yang Perlu Anda Tahu Tentang Limbah Pabrik

  2. Pingback: 10 Kegunaan NaOH (Natrium Hidroksida)

  3. Pingback: 10 Kegunaan Asam Klorida (HCl) Yang Harus Anda Ketahui

  4. Pingback: Tahukah Anda Kegunaan Asam Fosfat?

Tinggalkan Balasan